{"id":3186,"date":"2019-04-16T07:14:40","date_gmt":"2019-04-16T07:14:40","guid":{"rendered":"http:\/\/aryginanjar.com\/?p=3186"},"modified":"2019-04-16T07:14:40","modified_gmt":"2019-04-16T07:14:40","slug":"corporate-character-building","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/","title":{"rendered":"\u201cCorporate Character Building\u201d"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gegap gempita Tahun Baru telah dilewati. Pesta-pesta telah berlalu. Muhasabah telah dilakukan. Penyusunan rencana telah dibuat dengan rapi. Resolusi baru membuat kita lebih bertenaga dan yakin. Hati kita dipenuhi oleh kegembiraan dan rasa syukur telah sampai di tahun yang baru ini. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau umur kita terus tergerus, tapi usia menjadi kaya dengan bertambahnya prestasi dan keberhasilan-keberhasilan. Selamat untuk pencapaian Anda di tahun 2017 kemarin. Kini saatnya kita menyusun strategi baru untuk mencapai kesuksesan baru. Karena tidak mungkin kesuksesan yang lebih tinggi diraih dengan cara yang sama. Mari bersama menyusung moto: Inovasi apa yang akan kita buat hari ini? <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inovasi, bukanlah urusan bagian litbang saja. Bukan juga tugas berat para ahli teknis di perusahaan Anda. Strategi, bukan urusan bagian SDM semata. Bukan juga tugas berat para konsultan saja. Sebagai seorang pemilik bisnis, atau pekerja dengan visi intrapreneur, Anda telah menyadari bahwa kesuksesan perusahaan berada pada semua unsur yang ada di perusahaan. Anda pun telah tahu bahwa setiap orang bisa mendatangkan income untuk perusahaan, dengan kontribusinya yang positif. Lalu, inovasi dan strategi apa yang akan kita bahas kali ini? Kali ini, kita ingin berfokus pada 1 hal, dan itu bukan berada di luar diri kita, tapi berada di dalam diri kita sendiri: karakter. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>\u201cFor your business to survive, it needs character and purpose\u201d<\/em>. \u00a0Agar bisnis anda dapat bertahan, diperlukan karakter dan daya guna. Hal ini disampaikan oleh Anthony K. Tjan, dalam Harvard Bussiness Review, 2015. \u00a0Tjan menyatakan bahwa, para pendiri bisnis besar di dunia, memulai usaha mereka karena memiliki suatu keunggulan yang ingin dibagikan pada orang lain. Mereka kemudian berkomitmen dan menjadikannya sebuah panggilan hidup, untuk memberikan apa yang ia tahu, dan membantu lebih banyak orang lain. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh pengembangan perusahaan dengan etika karakter unggul dan keinginan untuk berbagi keunggulan, bisa kita lihat dari kisah bagaimana IBM dibangun. Dengan menggabungkan 3 perusahaan teknologi computing, tabulating, dan recording yang semula tidak bisa bertahan menghadapi kemajuan. Dampak penyatuan bisnis ini menumbuhkan kolaborasi dalam membangun inovasi berbagai jenis mesin bisnis yang handal. \u00a0CTR kemudian berkembang menjadi perusahaan International Business Machine (IBM). <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara, contoh karakter untuk berbagi inovasi dan keunggulan dapat kita teladani dari pembentukan perusahaan Nestle. Dibangun dari inovasi formula bubur bayi yang dapat menyelamatkan para bayi yang kekurangan gizi, Nestle kemudian makin membesar. Berbagai inovasi lainnya seperti pembuatan kopi instan, susu kental manis, susu bubuk, dan produk-produk lainnya terus diserap pasar. Semangat inovasi dan berbagi ini merupakan keunggulan yang menguatkan karakter korporat Nestle. Hingga kemudian berkembang menjadi perusahaan gizi yang besar dan mendunia. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh-contoh perusahaan yang dibangun dengan tujuan besar ini, membuatnya tumbuh menjadi korporasi yang berkarakter. Jadi, setelah mission statement, langkah selanjutnya adalah Character Building. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Disampaikan pula oleh Dr Jack London (2015) dalam Ethisphere, sebuah Majalah Corporate Culture tingkat global, bahwa \u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cCharacter is a complex aggregate of mental and ethical traits that form the true nature of a person\u201d.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0Bahwa karakter adalah agregasi yang rumit antara sikap mental dan sifat etis yang membentuk kepribadian sejati seseorang. \u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dr Jack London (2015) pun menyampaikan bahwa, kepemimpinan yang berfokus pada pembentukan budaya korporasi yang berkarakter, akan memiliki kekuatan untuk menciptakan, merubah dan menjadikan individu, organisasi, dan masyarakat, berubah dan tumbuh kuat dengan menyesuaikan terhadap berbagai tantangan baru yang muncul. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada 5 hal yang bisa dikembangkan, untuk membuat budaya perusahaan anda berkarakter. Langkah-langkahnya yaitu: <\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Definisikan filosofi inti (core phylosophy); mendefinisikan serangkaian standar yang tinggi untuk integritas dan kualitas kerja. <\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pimpin dengan contoh (lead by example); tim pimpinan yang menjadi contoh karakter akan membuat perusahaan dan anak buah menjadi berdayaguna (empowering). <\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Libatkan semua pihak; setiap bagian dalam korporasi harus bersatu dan bersepakat akan karakter yang akan dibangun menjadi budaya yang kuat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Putuskan meski sulit; bersikap tegas, membuat keputusan dengan dasar yang kuat, akan berdampak besar terhadap pembentukan budaya korporasi yang berkarakter.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dorong dan sosialisasikan; corong utama perubahan budaya adalah pada komunikasi. Bagaimana urgensi suatu karakter disebarluaskan dalam tataran nilai-nilai yang dipahami dan disepakati bersama. <\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membuat korporasi memiliki karakter yang tepat, berarti mengubah karakter lama yang ada dengan karakter baru yang diinginkan. \u00a0Agar di perusahaan anda berkembang nilai, norma, karakter, dan budaya yang sesuai dengan tujuan, impian, visi dan misi yang ingin dicapai oleh perusahaan Anda. Terutama dengan makin cepatnya tingkat perubahan yang terjadi diluar perusahaan. Anda membutuhkan agar setiap divisi, cabang, bagian dari perusahaan, memiliki agility, speed, profesionalism, dan wisdom yang dibutuhkan, untuk memenangkan persaingan di tahun 2018.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agility dan Speed saja, tidak akan menjadi profesional, tanpa wisdom yang berkarakter. Bagaimana dengan perusahaan Anda? Tentukan titik lesat yang anda ingin lejitkan, dan bangun kekuatan di dalam perusahaan. Ciptakan momentum yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang ditargetkan. Tapi, pastikan bahwa di dalamnya, terdapat karakter yang akan menjadi jiwa bagi setiap target yang ditetapkan. Sudah saatnya anda, dan perusahaan di tempat anda berkiprah, berkontribusi dan memberikan solusi bagi permasalahan yang bukan lagi bersifat kewilayahan, tapi sudah bervisi regional dan bahkan global. <\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong><em>Writer : Gina<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Salam,<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/aryginanjar.com\"><strong>Ary Ginanjar Agustian<\/strong><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gegap gempita Tahun Baru telah dilewati. Pesta-pesta telah berlalu. Muhasabah telah dilakukan. Penyusunan rencana telah dibuat dengan rapi. Resolusi baru membuat kita lebih bertenaga dan yakin. Hati kita dipenuhi oleh&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3187,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[62],"tags":[110,108,129,144,118,146,117,120,147,130,127,142,140,141,131,123,124,125,121,149,128,98,122,148,119],"class_list":{"0":"post-3186","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-artikel","8":"tag-agar-menjadi-manusia-yang-bernilai","9":"tag-agar-menjadi-pribadi-yang-bernilai","10":"tag-apa-itu-suara-hati","11":"tag-bebas-finansial","12":"tag-cara-menghadapi-persoalan","13":"tag-cara-menghadapi-perubahan","14":"tag-cara-menyelesaikan-masalah","15":"tag-esq-new-chapter","16":"tag-inovasi","17":"tag-kecerdasan-emosi-dan-spiritual","18":"tag-kekuatan-suara-hati","19":"tag-kenapa-harus-peduli","20":"tag-manfaat-kepedulian","21":"tag-manfaat-peduli","22":"tag-menemukan-makna-hidup","23":"tag-menghilangkan-tekanan-hidup","24":"tag-metode-esq","25":"tag-metode-spiritual-kognitif","26":"tag-pelatihan-esq","27":"tag-pelatihan-karakter","28":"tag-suara-hati","29":"tag-tips-agar-hidup-bermakna","30":"tag-training","31":"tag-training-character-building","32":"tag-training-esq"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>\u201cCorporate Character Building\u201d - Ary Ginanjar Agustian | Motivator Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Menghadapi perubahan tidak bisa dilakukan dengan santai. Karena persaingan di pasar itu ibarat rangkaian perlombaan yang tidak pernah berakhir. Iklim yang ada di dalamnya adalah iklim kompetisi. Iklim ini seharusnya mendorong kita untuk terus selalu melakukan inovasi dan bergerak maju. Karena itulah para pesaing di dalam bisnis ini kita sebut dengan competitor. Karena tanpa adanya kompetisi atau perlombaan, maka kita tidak akan pernah memenangkan apa-apa, dan tidak pula pulang ke rumah dengan membawa piala atau medali.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"\u201cCorporate Character Building\u201d - Ary Ginanjar Agustian | Motivator Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menghadapi perubahan tidak bisa dilakukan dengan santai. Karena persaingan di pasar itu ibarat rangkaian perlombaan yang tidak pernah berakhir. Iklim yang ada di dalamnya adalah iklim kompetisi. Iklim ini seharusnya mendorong kita untuk terus selalu melakukan inovasi dan bergerak maju. Karena itulah para pesaing di dalam bisnis ini kita sebut dengan competitor. Karena tanpa adanya kompetisi atau perlombaan, maka kita tidak akan pernah memenangkan apa-apa, dan tidak pula pulang ke rumah dengan membawa piala atau medali.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ary Ginanjar Agustian | Motivator Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-04-16T07:14:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/Coorporate-Character-Building-Ary-Ginanjar-Agustian-Training-Character-Building-Training-Motivasi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ronalesq\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ronalesq\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/\",\"url\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/\",\"name\":\"\u201cCorporate Character Building\u201d - Ary Ginanjar Agustian | Motivator Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/Coorporate-Character-Building-Ary-Ginanjar-Agustian-Training-Character-Building-Training-Motivasi.jpg\",\"datePublished\":\"2019-04-16T07:14:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/#\/schema\/person\/e2d93d490748aff94e308f5371558125\"},\"description\":\"Menghadapi perubahan tidak bisa dilakukan dengan santai. Karena persaingan di pasar itu ibarat rangkaian perlombaan yang tidak pernah berakhir. Iklim yang ada di dalamnya adalah iklim kompetisi. Iklim ini seharusnya mendorong kita untuk terus selalu melakukan inovasi dan bergerak maju. Karena itulah para pesaing di dalam bisnis ini kita sebut dengan competitor. Karena tanpa adanya kompetisi atau perlombaan, maka kita tidak akan pernah memenangkan apa-apa, dan tidak pula pulang ke rumah dengan membawa piala atau medali.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/Coorporate-Character-Building-Ary-Ginanjar-Agustian-Training-Character-Building-Training-Motivasi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/Coorporate-Character-Building-Ary-Ginanjar-Agustian-Training-Character-Building-Training-Motivasi.jpg\",\"width\":1000,\"height\":1000,\"caption\":\"Coorporate Character Building - Ary Ginanjar Agustian - Training Character Building - Training Motivasi\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"\u201cCorporate Character Building\u201d\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/\",\"name\":\"Ary Ginanjar Agustian | Motivator Indonesia\",\"description\":\"Aktifitas, Sharing Motivasi dan Inspirasi Ary Ginanjar Agustian\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/#\/schema\/person\/e2d93d490748aff94e308f5371558125\",\"name\":\"ronalesq\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e880daa1a1f03c67d0e3a534c66f8329feb9b99998b67153467194b040bf6b36?s=96&d=blank&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e880daa1a1f03c67d0e3a534c66f8329feb9b99998b67153467194b040bf6b36?s=96&d=blank&r=g\",\"caption\":\"ronalesq\"},\"url\":\"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/author\/ronalesq\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"\u201cCorporate Character Building\u201d - Ary Ginanjar Agustian | Motivator Indonesia","description":"Menghadapi perubahan tidak bisa dilakukan dengan santai. Karena persaingan di pasar itu ibarat rangkaian perlombaan yang tidak pernah berakhir. Iklim yang ada di dalamnya adalah iklim kompetisi. Iklim ini seharusnya mendorong kita untuk terus selalu melakukan inovasi dan bergerak maju. Karena itulah para pesaing di dalam bisnis ini kita sebut dengan competitor. Karena tanpa adanya kompetisi atau perlombaan, maka kita tidak akan pernah memenangkan apa-apa, dan tidak pula pulang ke rumah dengan membawa piala atau medali.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"\u201cCorporate Character Building\u201d - Ary Ginanjar Agustian | Motivator Indonesia","og_description":"Menghadapi perubahan tidak bisa dilakukan dengan santai. Karena persaingan di pasar itu ibarat rangkaian perlombaan yang tidak pernah berakhir. Iklim yang ada di dalamnya adalah iklim kompetisi. Iklim ini seharusnya mendorong kita untuk terus selalu melakukan inovasi dan bergerak maju. Karena itulah para pesaing di dalam bisnis ini kita sebut dengan competitor. Karena tanpa adanya kompetisi atau perlombaan, maka kita tidak akan pernah memenangkan apa-apa, dan tidak pula pulang ke rumah dengan membawa piala atau medali.","og_url":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/","og_site_name":"Ary Ginanjar Agustian | Motivator Indonesia","article_published_time":"2019-04-16T07:14:40+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":1000,"url":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/Coorporate-Character-Building-Ary-Ginanjar-Agustian-Training-Character-Building-Training-Motivasi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ronalesq","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ronalesq","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/","url":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/","name":"\u201cCorporate Character Building\u201d - Ary Ginanjar Agustian | Motivator Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/Coorporate-Character-Building-Ary-Ginanjar-Agustian-Training-Character-Building-Training-Motivasi.jpg","datePublished":"2019-04-16T07:14:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/#\/schema\/person\/e2d93d490748aff94e308f5371558125"},"description":"Menghadapi perubahan tidak bisa dilakukan dengan santai. Karena persaingan di pasar itu ibarat rangkaian perlombaan yang tidak pernah berakhir. Iklim yang ada di dalamnya adalah iklim kompetisi. Iklim ini seharusnya mendorong kita untuk terus selalu melakukan inovasi dan bergerak maju. Karena itulah para pesaing di dalam bisnis ini kita sebut dengan competitor. Karena tanpa adanya kompetisi atau perlombaan, maka kita tidak akan pernah memenangkan apa-apa, dan tidak pula pulang ke rumah dengan membawa piala atau medali.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/#primaryimage","url":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/Coorporate-Character-Building-Ary-Ginanjar-Agustian-Training-Character-Building-Training-Motivasi.jpg","contentUrl":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/Coorporate-Character-Building-Ary-Ginanjar-Agustian-Training-Character-Building-Training-Motivasi.jpg","width":1000,"height":1000,"caption":"Coorporate Character Building - Ary Ginanjar Agustian - Training Character Building - Training Motivasi"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/corporate-character-building\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"\u201cCorporate Character Building\u201d"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/","name":"Ary Ginanjar Agustian | Motivator Indonesia","description":"Aktifitas, Sharing Motivasi dan Inspirasi Ary Ginanjar Agustian","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/#\/schema\/person\/e2d93d490748aff94e308f5371558125","name":"ronalesq","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e880daa1a1f03c67d0e3a534c66f8329feb9b99998b67153467194b040bf6b36?s=96&d=blank&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e880daa1a1f03c67d0e3a534c66f8329feb9b99998b67153467194b040bf6b36?s=96&d=blank&r=g","caption":"ronalesq"},"url":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/author\/ronalesq\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3186","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3186"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3186\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3188,"href":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3186\/revisions\/3188"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3187"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3186"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3186"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aryginanjar.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3186"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}